Info HPFI

VCD, DVD, dan Blu-Ray "Harry Potter and the Deathly Hallows: Part. 2" telah dirilis, segera dapatkan di toko-toko kaset terdekat. It All Ends Here...
Tampilkan postingan dengan label pantauan potter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pantauan potter. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Januari 2012

Pantauan Potter: "Dunia sihir ketinggalan zaman?"

Bayangkan saja, pada tahun 1990-an murid-murid masih harus naik kereta api uap untuk sampai ke sekolah. Dan lihat saja ata uang penyihir yang masih berstandar emas, uangnya berupa koin yang dibawa dalam kantong, sunggih tidak praktis (kecuali mereka melengkapi dengan mantra meringankan, tapi kita tidak tahu pasti tentang itu.) Lalu jangan lupa bagaimana ndeso-nya Ron Weasley saat dia menggunakan telepon untuk pertama kalinya atau menyebutnya dengan salah (fellytone.) Di saat yang sama, Muggle telah menaiki kereta supercepat, menggunakan kartu dalam bertransaksi, bahkan membuat senjata pemusnah masal. Tidakkah para penyihir merasa ketinggalan zaman?

Sekilas penyihir memang terlihat anti-modernisasi, konvensional, dan bahkan ketinggalan zaman. Tapi itu karena kita melihat dari sudut pandang Muggle. Seorang Muggle tidak akan memahami modernisasi dalam dunia sihir, begitu pula sebaliknya. Apa artinya penemuan 12 kegunaan darah Naga bagi Muggle? Mereka bahkan tidak percaya naga itu ada. Dan sebaliknya, bagi penyihir buat apa bertransaksi dengan kartu kalau dengan sekali mantra panggil uang bisa muncul dengan sendirinya? Perbedaan sudut pandang ini saja sudah memberikan definisi "modern" yang berbeda bagi penyihir maupun Muggle.

Muggle dan penyihir hidup terpisah sejak tahun 1400-an karena sentimen negatif dari Muggle. Hanya dalam beberapa kasus penyihir hidup berdampingan dengan penyihir (misalnya keluarga penyihir kelahiran-Muggle seperti Hermione.) Sejak saat itu penyihir seakan bersembunyi dari Muggle. Tapi perlu diingat bahwa penyihir dan Muggle masih menginjak bumi yang sama, dengan dimensi waktu yang sama pula. Jadi jangan salah menganggap bahwa Muggle dan penyihir terpisah "dunia."

Muggle dan penyihir tinggal di kota, desa, bahkan komplek perumahan yang sama dengan Muggle (ingat, hanya Hogsmeade satu-satunya desa di Inggris yang penduduknya sepenuhnya penyihir.) Meski begitu, kebanyakan penyihir memilih tidak banyak berurusan dengan Muggle, mereka menyembunyikan identitasnya sebagai penyihir dan tidak begitu peduli dengan kehidupan Muggle. Bagitu juga dengan Muggle yang lama-kelamaan melupakan tentang penyihir dan menganggap sihir itu tidak ada. Sejak itulah gap antara kedua kelompok itu makin jelas, seakan-akan mereka memiliki "dunia" yang terpisah. Penyihir berusaha memajukan kehidupannya dengan mengacu pada kekuatan yang mereka miliki, sihir. Sedangkan Muggle, yang tidak mengenal sihir, mengerahkan segala upaya untuk menciptakan alat-alat canggih yang mampu memajukan kehidupan mereka. Hasilnya, keduanya menjadi modern dengan caranya masing-masing.

Tapi jika ada penyihir yang terperangah dengan kecanggihan alat Muggle (seperti Arthur Weasley,) adakah Muggle yang menginginkan sihir? Tentu ada saja orang seperti itu, misalnya Petunia Dursley (Evans). Dia tidak senang pada penyihir karena dia tidak seperti Lily, adiknya yang meiliki kemampuan sihir. Yah.. orang memang sering tidak puas dengan dirinya sendiri. Tapi seandainya saja tak ada pemisah antara penyihir dan Muggle, seandainya penyihir dan Muggle masih hidup berdampingan, saya yakin tak akan banyak perbedaan antara keduanya. Dan bayangkan betapa modernnya dunia ini jika itu terjadi. Tanpa mengenal sihir saja Muggle bisa secanggih sekarang, apalagi jika ditambah sihir? Oh tidak, mungkin Muggle menjadi secanggih sekarang karena mereka tidak kenal sihir? :)

by Hedva

Selasa, 24 Mei 2011

Pantauan Potter: "Tongkat Sihir – Dipilih atau Memilih? (Bagian 3)"

(Klik disini untuk membaca "Tongkat Sihir – Dipilih atau Memilih? (Bagian 1)" dan klik disini untuk membaca "Tongkat Sihir – Dipilih atau Memilih? (Bagian 2)")

Sebuah keunikan lain dari Tongkat Sihir ialah bahwa tongkat sihir bisa berpindah kesetiaan dari satu tuan ke tuan lainnya. Cara berpindahnya harus berperan, dimana penyihir harus merebut secara paksa tongkat sihir secara paksa dari tuan sebelumnya.
adapun cara-cara yang diketahui adalah :

Membunuh

Membunuh bisa dibilang adalah cara paling kasar untuk mendapatkan tongkat sihir dari pemilik sebelumnya. Dengan dibunuhnya sang pemilik tongkat, maka pembunuh dari penyihir tersebutlah yang mendapatkan kesetiaan tongkat (dengan catatan apabila si penyihir yang dibunuh masih mempunyai tongkat).
Beberapa kejadian yang diketahui melakukan permbunuhan guna mendapatkan kesitaan tongkat adalah :
1. Seorang penyihir tidak dikenal yang membunuh Antioch Peverell untuk mendapat Tongkat Elder
2. Egbert the Egregious membunuh Emeric the Evil
3. Hereward yang membunuh ayahnya, Godelot
Jika demikian, kita bisa beranggapan bahwa Voldemort mempunyai banyak tongkat sihir karena dia telah membunuh banyak penyihir.

Mencuri

Cara mencurinya tidak hanya mengambil tongkat sihirnya saja, tapi juga dengan melumpuhkan pemilik tongkat sihir sebelumnya.
Contoh : Gellert Grindelwald mencuri tongkat Elder dari Gregorovitch sekaligus membiusnya.

Melucuti

Tampaknya untuk hal ini, si penyerang haruslah mempunyai hasrat yang kuat. Hasrat untuk mengalahkan sehingga yang diserang akhirnya kalah. Ini mungkin cara yang paling sulit tapi telah dibuktikan oleh Draco Malfoy saat melucuti Tongkat Elder dari tangan Dumbledore.

Duel

Sang pemilik tongkat harus benar-benar kalah dan terebut tongkatnya sehingga kesetiaan tongkatnya bisa berpindah. Contohnya adalah Dumbledore yang mengalahkan Grindelwald dalam perang pada tahun 1945.

Direbut secara paksa

Cara ini cukup efektif dimana kita bisa mendapatkan kesetiaan tongkat dengan cara merebut langsung tongkat tersebut secara kasar (ditarik ataupun memukul sang pemilik) dari tangan si pemilik. Contoh : Harry Potter merebut secara paksa tongkat Draco Malfoy.

Tongkat sihir akan langsung mengenali majikannya yang baru apabila majikan lamanya telah terkalahkan, sehingga kesetiaannya tidak bisa diberikan lagi oleh pemilik sebelumnya melainkan kepada pemilik yang baru, yang telah mengalahkan majikannya.

Misteri mengenai Tongkat Sihir merupakan misteri sihir yang paling sulit terpecahkan bahkan dikalangan para pembuat Tongkat Sihir. Tongkat Sihir seolah mempunyai nyawa dan rasa yang sama layaknya manusia./ Edmund Lestrange

(Tongkat Sihir – Dipilih atau Memilih? TAMAT)

Rabu, 11 Mei 2011

Pantauan Potter: "Tongkat Sihir – Dipilih atau Memilih?" (Bagian 2)

(Klik disini untuk membaca Pantauan Potter: "Tongkat Sihir – Dipilih atau Memilih?" (Bagian 1))

Beberapa karakter dalam novel Harry Potter diketahui mempunyai tongkat sihir yang sesuai dengan kalender Celtic. Kalender itu memperlihatkan bahwa penyihir yang lahir pada bulan tertentu akan mempunyai tongkat sebagai berikut :

• 24 Desember - 20 Januari : Birch
• 21 Januari - 17 Februari : Rowan
• 18 Februari - 17 Maret : Ash
• 18 Maret - 14 April : Alder
• 15 April - 12 Mei : Willow
• 13 Mei - 9 Juni : Hawthorn
• 10 Juni - 7 Juli : Oak
• 8 Juli - 4 Agustus : Holly
• 5 Agustus - 1 September : Hazel
• 2 September - 29 September : Vine
• 30 September - 20 Oktober : Ivy
• 28 Oktober - 24 November : Reeds
• 11 November - 23 Desember : Elder

Beberapa karakter penyihir yang diketahui memiliki tongkat sihir sesuai dengan penanggalan ini adalah :
Harry Potter (31 July 1980)
Hermione Granger (19 September 1979)
Ronald Weasley (1 Maret 1980)
Draco Malfoy (5 Juni 1980)

Meskipun begitu penanggalan ini tidak menjadi dasar Tongkat memilih penyihir, karena banyak sekali penyihir yang mempunyai tongkat tidak sesuai dengan penanggalan ini Hagrid, misalnya, dia diberi tongkat kayu Oak (ek), padahal dia lahir 6 Desember. Tapi itu beralasan, Oak adalah Raja Kayu di Hutan, sangat cocok untuk dijadiakan tongkatnya Hagrid yang sebesar itu.
Dalam beberapa kasus, karakteristik antara penyihir dan tongkat sangat berkaitan erat, kita ambil contoh Draco Malfoy dengan tongkat Hawthorn. Mari kita baca paragraf yang dipetik dari salah satu blog sebagai berikut :

“Tongkat hawthorn dikaitkan dengan penyihir yang lahir antara 13 Mei sampai 9 Juni. Biji hawthorn memiliki masa dormansi panjang, namun jika tumbuh akan tumbuh dengan cepat. Ini sesuai dengan karakteristik Draco yang lambat dewasa dibandingkan murid-murid seangkatannya seperti Harry dkk. Draco cenderung masih berpikiran kekanak-kanakan. Tapi kemudian secara mengejutkan dia mengejar ketertinggalannya itu di buku ke-6 Harry Potter di mana dia dapat memasukkan Death Eater ke dalam Hogwarts. Kemampuan sihirnya berkembang pesat pada saat itu, pikirannya juga dewasa ditunjukkan dengan dia tidak lagi mementingkan hal remeh-temeh seperti sekedar mengerjai atau mengolok-oloh Harry. Bahkan dia bisa mengalihkan perhatiannya dari Quidditch untuk hal yang dianggapnya lebih penting sementara Harry dkk tidak.”
Disini kita bisa melihat dengan jelas bahwa penyihir mempunyai karakter yang sama dengan tongkat yang dia miliki. Jadi, bagi kalian yang mempunyai tongkat sihir dari kayu Hatwthorn, kalia akan ‘Memiliki masa dormansi yang panjang dan butuh waktu lebih lama untuk menjadi cemerlang?'
Bagaimana dengan kayu Holly? Kayu ini mencerminkan mereka yang memiliki hubungan yang kuat dengan Bumi dan memiliki kekuatan fisik yang luar biasa. Semangat, murah hati, dihormati dan dikagumi oleh orang lain. Seperti tongkatnya, Harry adalah sosok penyihir yang ‘Semangat, murah hati, dihormati dan dikagumi oleh orang lain’. / Edmund Lestrange

Bersambung...

Referensi:
Kucing Rambi & Peverell Notes

Selasa, 26 April 2011

Pantauan Potter: "Tongkat Sihir – Dipilih atau Memilih?" (Bagian 1)

Penyihir tanpa tongkat sihir sama saja dengan orang lumpuh yang kehilangan tongkat berjalannya. Apa sebenarnya tongkat sihir itu?

Tongkat sihir adalah suatu alat penting yang digunakan oleh penyihir untuk menyalurkan kekuatan magis. Mantra Sebagian besar dilakukan dengan bantuan tongkat. Hal ini memungkinkan untuk melakukan sihir tanpa tongkat sihir, tapi sangat sulit dan dibutuhkan banyak konsentrasi dan keterampilan yang luar biasa. Hanya penyihir yang mahir yang dapat melakukan mantra tanpa menggunakan tongkat.
Dengan mantra Lumos, penyihir bisa menyalakan cahaya pada ujung tongkat sihir dan dengan berbagai matra—asalkan kita mempunyai tongkat—semua bisa terjadi, kecuali, beberapa hal yang telah mutlak dinyatakan tidak bisa disihir seperti mengadakan makanan dari udara kosong, dll.

Lalu bagaimana penyihir bisa mendapatkan tongkat sihir? Para penyihir bisa membeli di toko yang menjual tongkat—dan tentunya disemua negara pasti mempunyai pembuat tongkat sihir. Di Inggris, para penyihir bisa membeli ditoko Ollivander. Mr Ollivander sendiri sudah berpengalaman dalam membuat tongkat sihir.
Mencari tongkat sihir tidaklah mudah. Karena, seperti yang dikatakan Mr Ollivender, tongkatlah yang memilih penyihir, bukan sebaliknya. Hal ini disebabkan oleh sifat unik setiap tongkat, yang harus sesuai dengan pemiliknya, karena sang penyihir mungkin tidak dapat melakukan sihir jika antara dia dan karakter tongkatnya terdapat konflik (kecuali, mungkin setelah dia mendapat tongkat dari pemilik sebelumnya dengan cara paksa), atau mungkin keajaiban sub-par untuk sihir dilakukan dengan tongkat sihir penyihir sendiri. Ketika mencoba tongkat yang berbeda, seorang calon penyihir dapat menyebabkan beberapa kerusakan ketika ia bertemu dengan tongkat sihir yang tidak cocok dengan dia.

Selain itu, panjang pendeknya tongkat tergantung dari tinggi dan pendeknya si pemilik. Seperti contoh, Rubeus Hagrid yang mempunyai tinggi yang diluar batas karena merupakan keturunan raksasa memiliki tongkat sepanjang 16 inchi (sekitar 40 centi), atau Dolores Umbridge yang pendek yang memiliki tongkat yang ukurannya pendek.
Tapi ke-proposinal antara tinggi penyihir dan tongkat ini hanya terjadi pada saat penyihir membeli tongkat, sebagai contoh, tongkat Draco Malfoy pendek, disebabkan karena Draco yang lebih pendek dari Harry saat itu, namun kemudian Draco akhirnya lebih tinggi dibanding Harry.

Panjang tongkat juga tampaknya memiliki arti simbolis. Sebagai contoh, tongkat Voldemort, sipenyihir hitam, yang berukuran 13 ½ inchi. Angka 13 umumnya merupakan pertanda kemalangan atau jahat di cerita rakyat dan agama dari berbagai budaya di seluruh dunia./ Edmund Lestrange

Bersambung…

Materi Referensi :
Harry Potter Wikia

Senin, 18 April 2011

Pantauan Potter: "Album Cinta Ron & Hermione"

Ron dan Hermione adalah dua manusia yang mempunyai sifat yang saling bertolak belakang. Ron adalah tipe pria yang kocak tetapi tidak dewasa dalam mengendalikan emosi. Dia tipe orang yang sinis dan candaannya cenderung menyakitkan hati.

Lain Ron, lain pula Hermione. Dia wanita cerdas dan rajin juga tipe wanita yang lembut. Tapi dia tidak mudah diajak bercanda dan hampir selalu serius. Sekilas, keduanya tampak bagaikan air dan minyak yang sulit bercampur, tapi itu salah besar. Perbedaan karakter diantara mereka bukanlah penghalang hubungan mereka, justru perbedaan mereka membuat mereka saling membutuhkan satu sama lain.

Bagaimana hubungan cinta mereka bisa terjalin? Berikut adalah kisah-kisah yang telah mereka rangkai selama 7 tahun ajaran Hogwarts :

Tahun Pertama (1991-1992)
Ron (juga Harry) bertemu Hermione saat berada di sebuah Kompartemen di Hogwarts Express. Awal pertemuan mereka agak kurang menyenangkan karena Hermione mengomentari Ron membuatnya sedikit tersinggung. Di Hogwarts, Ron dan Hermione juga belum akur dan puncaknya Ron mengkritik Hermione sehingga Hermione menangis didalam toilet, tepat dimalam dimana Troll membuat kekacauan. Sialnya, Troll menuju ke toilet tempar Hermione menangis. Harry dan Ron yang menyadari hal itu segera menuju toilet tersebut dan membantu menyelamatkan Hermione. Hermione kemudian berbohong kepada Prof McGonagall dengan mengatakan bahwa mereka berusaha menolongnya karena Hermione mau melawan sendiri Troll tersebut. Semenjak itu, mereka bertiga menjadi teman akrab.

Tahun Kedua (1993-1993)
Ditahun ini, Ron dan Hermione dalam beberapa kesempatan selalu berdua. Tapi, tetap saja mereka masih suka bertengkar. Meskipun begitu, Ron membela Hermione sewaktu Draco Malfoy menghina Hermione dengan sebutan “Darah Lumpur Kotor”. Akibatnya, Ron terkena mantra yang berbalik dari tongkat sihirnya yang patah, membuatnya memuntahkan siput. Ron juga terkejut saat Hermione membatu dan terlihat antusias saat Dumbledore mengatakan semua korban akan disembuhkan dengan bertanya apakah Hermione juga akan sembuh.

Tahun Ketiga (1993-1994)
Tahun ini pertengkaran mereka lebih parah lagi. Keduanya bertengkar soal Grim, Scabbers yang dituduh Ron telah dimakan Crookshanks, dll. Meskipun begitu, Ron membela Hermione saat Snape menyebutnya Sok Tahu dan juga memeluk Hermione (dengan sedikit canggung).

Tahun Keempat (1994-1995)
Konflik makin parah. Ron cemburu pada Hermione karena dia pergi ke Yule Ball bersama wakil Triwizard dari Durmstrang, Viktor Krum. Usai Yule Ball, Ron dan Hermione bertengkar. Meskipun begitu, mereka akhirnya baikkan. Ron sempat kesal sewaktu Hermione bercerita kalau Viktor Krum mengundangnya berlibur musim panas. Ron juga gusar waktu Krum memanggil Hermione untuk berbicara berdua saja, padahal Ron tengah berada disitu.

Tahun Kelima (1995-1996)
Masih ada beberapa pertengkaran kecil, tapi Ron dan Hermione semakin dekat kerena mereka sama-sma terpilih menjadi prefek. Hal ini membuat mereka semakin sering menghabiskan waktu berdua saja tanpa Harry. Hermione juga sempat mencium Ron hingga membua Ron kelabakan.

Tahun Keenam (1996-1997)
Kini giliran Hermione yang cemburu karena Ron pacaran dengan Lavender Brown. Biarpun begitu, Ron juga cemburu pada Cormac McLaggen yang suka dengan Hermione. Sebelumnya Hermione ingin mengajak Ron kepesta Slughorn tapi kerena Ron yang cemburu, akhirnya Hermione mengajak Cormac agar membuat Ron kesal. Tapi Hermione kena sial karena Cormac bersikpa tidak Gentlemen menurutnya dan dia menyesal tidak mengajak Zacharias Smith kerena terlalu semangat ingin membuat Ron cemburu. Hal ini membuat Harry sedikit jijik. Saat Ron keracunan, Hermione menangisinya. Saat Ron sadar, kata pertama yang diucapkannya adalah ‘Er-may-ni!!’ Secara sepontan Ron juga mengatakan I Love U, Hermione’, membuat pipi Hermione bersemu merah. Padahal, saat itu Ron belum putus dari Lavender. Setelah Ron putus dengan Lavender, hubungan Ron dan Hermione pun semakin dekat.

Tahun Ketujuh (1997-1998)
Hubungan Ron-Hermione semakin dekat. Saat di Grimmauld Place, mereka tidur sambil berpegangan tangan. Tapi, persahabatan yang terlalu dekat antara Harry dan Hermione sempat membuat Ron cemburu berat, sampai Ron meninggalkan mereka. Kepergian Ron membuat Hermione sedih dan sering menangis. Pada akhirnya Ron kembali pada mereka, meskipun sempat di caci maki Hermione, tapi lama-kelamaan mereka hubungan mereka kembali membaik dan bersama-sama, mereka membantu Harry menghancurkan Horcrux. Saat pertempuran Hogwarts, mereka sempat berciuman dengan penuh nafsu (Hermione yang memulai ciuman ini). Pada akhirnya, keduanya menikah dan mempunya dua orang anak, Rose dan Hugo.

Sungguh menarik kisah cinta Ron dan Hermione, penuh problem, tapi semua bisa terselesaikan dengan baik. Kekurangan pasangan mereka masing-masing ditutupi oleh kelebihan mereka sendiri. Nah, setelah membaca Pantauan Potter ini, kenapa kalian tidak coba tanyai kedua orangtua kalian? Siapa tahu mereka punya kisah yang lebih Romantis ketimbang Ron-Hermione……./Ed Lestrange

Jumat, 08 April 2011

Pantauan Potter: "Penelope Clearwater – Benarkah Seorang Kelahiran-Muggle?"

Para pembaca buku Harry Potter dan Kamar Rahasia pastinya sudah ‘kenal’ dengan Penelope Clearwater, Prefek Ravenclaw pertama kali muncul saat Harry dan Ron (yang menyamar sebagai Goyle & Crabbe) bertanya padanya di mana Ruang Rekreasi Slytherin tanpa mengetahui bahwa Penelope adalah seorang murid Ravenclaw. Penelope kembali muncul saat dia ditemukan membatu di Perpustakaan bersama Hermione Granger. Hal ini bisa dibilang menunjukan bahwa Penelope adalah seorang Kelahiran-Muggle, apalagi tidak ada murid lain ataupun para guru yang menyinggung tentang status darahnya dan banyak yang menyebutkan Tom Riddle menyebut para korban sebagai ‘Darah-Lumpur’. Tapi, sebenarnya kita sama sekali tidak bisa mengatakan bahwa Penelope adalah seorang Kelahiran-Muggle, karena banyak bukti yang bisa menunjukan kalau dia bukan Kelahiran-Muggle.

Alasan :
• Penelope tidak pernah diceritakan secara langsung bahwa dia adalah Kelahiran-Muggle, berbeda dengan para korban lain.
• Banyak orang mengatakan dia Kelahiran-Muggle karena ‘’ kalau bukan Kelahiran-Muggle, kenapa dia bisa menjadi salah satu korban yang membatu ?”. Tapi perlu diketahui bahwa Basilisk tidak hanya bisa membuat Kelahiran-Muggle membatu, tetapi siapa saja, seperti hantu atau kucing, atau bahkan murid-murid lain yang bukan Kelahiran-Muggle. Sebagai bukti, mari kita buka Halaman 35 pada buku Hewan-Hewan Fantastis dan Dimana Mereka Bisa Ditemukan. Di Paragraf terakhir tentang Basilisk dikatakan ;

… Akan tetapi, karena Basilisk hanya dapat dikendalikan oleh seorang Parselmouth, hewan ini sama berbahayanya baik bagi Penyihir Hitam maupun orang lain,….

Disini, Newt Scamender mengatakan bahwa Basilisk berbahaya bagi siapa saja. Ini membuktikan bahwa tidak semua murid yang diserang adalah Kelahiran-Muggle, bahkan Draco Malfoy, yang seorang Darah-Murni, bisa saja menjadi salah seorang korbannya. Harry Potter yang seorang Darah-Campuran juga harus memejamkan mata saat Basilisk keluar dari sarangnya, sebelum akhirnya Basilisk tersebut dibutakan oleh Fawkes.

• Saat Harry dan kawan-kawan ditangkap oleh para Penjambret, Hermione langsung berbohong dengan mengatakan bahwa dia bernama Penelope Clearwater dan menyamarkan status darahnya sebagai Darah-Campuran dan para Penjambret tampaknya percaya akan hal ini sebelum akhirnya jati diri Hermione terbongkar. Beberapa fans mengatakan bahwa mungkin Hermione mengira Penyihir yang lebih tua tidak masuk daftar buruan para Penjambret sehingga dia berani memakai nama Penelope yang Kelahiran-Muggle, tetapi, Ron mengatakan bahwa para Penjambret menangkap para Kelahiran-Muggle dan Darah Penghianat. Jadi, jika Penelope adalah Kelahiran-Muggle, para Penjambret seharusnya sudah tahu akan hal ini, meskipun Penelope telah dihukum, mengingat mereka punya hubungan dengan Kementrian Sihir.

Nah, melihat bukti-bukti diatas, kita bisa saja mengatakan bahwa Penelope ‘mungkin’ seorang Darah-Campuran (atau bisa jadi Darah-Murni). Kalaupun kenyataannya dia adalah Kelahiran-Muggle, kita harus memaklumi ketidak-jelasan tentang Penelope yang diberikan oleh JK Rowling. Namanya juga manusia, pastinya punya kesalahan dan kekurangan./Edmund

Materi Referensi :
Harry Potter and the Chamber of Secrets
Harry Potter and the Deathly Hallows
Fantastic Beasts and Where to Find Them
Harry Potter Wikia

Senin, 14 Maret 2011

Pantauan Potter: "Batasan dalam sihir"

Monumen 'Magic Is Might'
Banyak buku dan film yang menceritakan tentang penyihir dan sihir. Sihir biasanya digambarkan sangat sakti, dan tentu saja memang begitu. Di film Bewitched (2005), Nicole Kidman bisa melakukan banyak sihir termasuk memutar waktu dan sebagainya. Di beberapa cerita lain, sihir bahkan dapat menghidupkan kembali orang mati. Memang setiap kisah fantasi memiliki aturan-aturannya sendiri. Dan dalam Harry Potter, aturan-aturan itu dibuat dengan cukup detail sehingga kisah ini pun makin terlihat nyata.

Sihir Itu Sakti (Magic Is Might), demikian salah satu judul bab dalam Harry Potter and The Deathly Hallows. Meski begitu ada hal-hal yang tidak bisa dilakukan oleh sihir. Yang paling tegas adalah sihir tak dapat menghidupkan orang mati. Hal ini berkali-kali ditekankan dalam cerita, setiap Harry Potter memiliki harapan bahwa dia mungkin bisa mendapatkan orang tuanya kembali. Namun demikian, membuat sesuatu yang hidup bisa saja dilakukan. Misalnya dengan mantra Orchideus penyihir bisa membuat bunga, dan dengan mantra Avis penyihir bisa membuat burung. Tapi semua itu hanya bersifat sementara.

Batasan-batasan dalam sihir secara jelas disebutkan dalam Hukum Gamp. Berikut adalah Hukum Gamp tentang Transfigurasi Elemental (Gamp’s Law of Elemental Transfiguration)

1. Benda hidup. Benda dapat dihidupkan, membawa kehidupan pada objek tak-bernyawa, tetapi mantra pada objek tersebut akan menghilang dalam jangka waktu tertentu.
2. Transfigurasi Diri Sendiri. Penyihir bisa mentransfigurasi diri sendiri dan orang lain, tetapi efeknya akan menghilang pada akhirnya. Animagus/Metamorphagus adalah hal yang berbeda.
3. Transfigurasi Kombinasi. Penyihir dapat menyatukan dua benda secara permanen untuk membuatnya menjadi satu benda, hanya jika objek asli yang digunakan. Pikirkan tentang tanaman hibrida.
4. Mantra Pertukaran. Penyihir bisa menukar bagian-bagian dari satu benda dengan yang lain, tetapi efeknya tidak permanen. Semakin dekatnya hubungan benda tersebut dengan bagian yang ditukar, semakin lama efeknya bertahan. Contohnya adalah telinga kelinci dan anjing.

Sedangkan berikut ini adalah 5 Hukum Gamp Pengecualian Dasar (Gamp’s 5 Principal Exceptions), mengingat Transfigurasi adalah cabang sihir yang paling sering disalahgunakan.

1. Makanan tidak dapat diciptakan dari udara kosong. Makanan dapat dipanggil, dilipatgandakan, dan ditransformasikan. Tetapi perhatikan dengan pelipatgandaan makanan karena nutrisinya bisa hilang dan makanan tersebut menjadi kosong.
2. Uang tidak bisa dimunculkan ataupun dibuat, juga tak bisa mengganti denominasi menjadi lebih berharga. Mantra penimbul bekas sihir seperti Speacialis Revelio bisa digunakan untuk menimbulkan bukti adanya penggunaan mantra tersebut pada objek.
3. Cinta tidak bisa dibuat, hanya dapat diimitasikan dengan menggunakan ramuan atau dengan Kutukan Imperius.
4. Yang telah mati tidak bisa dihidupkan kembali. Mereka bisa dibuat bergerak kembali, dalam bentuk inferi, tetapi mereka tidak akan pernah bisa hidup kembali.
5. Tempat perlindungan dan tanah tidak dapat dibuat. Transfigurasi dapat digunakan untuk mengubah warna dan bentuk, tetapi tidak bisa membuat atau menambah jumlah di mana tidak ada.

Selain hal-hal yang dijelaskan di atas, ada satu hal lagi yang sering ditanyakan dalam forum-forum Harry Potter: Mengapa penyihir memakai kacamata? Banyak penyihir dalam cerita Harry Potter yang mengenakan kacamata. Selain Harry sendiri, James Potter, Albus Dumbledore, Minerva McGonagall, Rita Skeeter, dan Sybill Trelawney adalah penyihir-penyihir yang memakai kacamata. Jelas tidak ada mantra untuk menyembuhkan rabun. Mata yang hilang mungkin bisa diganti dengan mata ajaib seperti Alastor “Mad-eye” Moody. Kacamata yang rusak mungkin bisa dibetulkan dengan mantra Oculus Reparo. Tapi rabun? tidak bisa. Penjelasan yang paling masuk akal barangkali karena lensa mata yang tidak normal terjadi secara natural, bukan karena luka atau cedera, tapi terjadi secara bertahap seperti halnya pertumbuhan manusia. Misalny rabun dekat sebesar 2-3 dioptri biasa ditemukan pada bayi baru lahir yang akan bertambah pada tahun-tahun pertama namun akan berangsur-angsur berkurang hingga pada usia remaja. Masuk akal jika kemudian hal ini tak dapat dijangkau sihir. Dalam hal ini, Muggle bisa sedikit berbangga diri karena memiliki metode yang bisa memperbaiki rabun jauh dan rabun dekat, yaitu dengan bedah refragsi diantaranya Lasik (laser-assisted in situ keratomileusis). /by Hedva.


Referensi: Hogwarts school of indonesia dan Wikipedia tentang Mata)

Rabu, 23 Februari 2011

Pantauan Potter: "Metamorphagus, Shapeshifter Dalam Dunia Sihir"

Manusia yang bisa merubah wujudnya menjadi ‘sesuatu’ yang lain sudah ada dalam berbagai legenda dan cerita rakyat dari berbagai belahan dunia, termasuk dalam mitologi Yunani dan Romawi. Kemampuan seperti itu dikenal secara umum sebagai shapeshifting dan pelakunya disebut shapeshifter. Dalam dunia sihir Harry Potter ada dua jenis shapeshifter, yaitu Animagus dan Methamorphagus. Werewolf atau manusia serigala tidak termasuk karena perubahan fisik mereka terjadi tanpa kendali, Werewolf berubah wujud hanya pada saat bulan purnama dan mereka kehilangan kendali atas tubuh mereka. Werewolf yang bisa digolongkan sebagai shepeshifter mungkin Werewolf versi Stephani Meyer (Twilight Saga) dan Werewolf versi Charlain Harris (Sookie Stackhouse Chronicles). Jika Anda pernah membaca novel Harris atau menonton film seri adaptasinya, True Blood di channel HBO, selain Vampire dan Werewolf, ada juga jenis spesies yang khusus disebut sebagai Shapeshifter, salah satunya adalah karakter bernama Sam Merlotte.

Kembali ke Animagus dan Metamorphagus dalam dunia sihir, ada beberapa perbedaan antara keduanya, perbedaan yang paling mendasar adalah bahwa Animagi adalah bakat yang bisa dipelajari, sedangkan Metamorphagi adalah bakat alami. Jadi, seseorang bisa dilatih menjadi Animagus, tapi tidak bisa dilatih menjadi Metamorphagus.

Kali ini kita akan membahas Metamorphagus (Animagus sudah pernah dibahas di Pantauan Potter yang lain.) Jika Anda mendengar kata Metamorphagus, pasti Anda menyangka bahwa itu ada hubungannya dengan Metamorphosis. Ya, Anda tidak salah. Metamorphosis berasal dari kata dalam bahasa Yunani yaitu ‘meta’ yang berarti ‘berubah/perubahan’, dan ‘morph’ yang berarti ‘bentuk’, suku kata terakhir pada kata metamorphosis merujuk pada binatang. Metamorphosis memang digunakan untuk mendeskripsikan perubahan pada binatang, misalnya pada kupu-kupu dan belalang. Sementara kata Metamorphagus, terbentuk dari kata ‘meta’, ‘morph’, dan ‘magus’. Magus berarti sihir/penyihir. Jadi kata Metamorphagus bisa diartikan sebagai perubahan bentuk pada penyihir atau penyihir yang (dapat) berubah bentuk.

Seorang Metamorphagus mampu merubah bentuk fisiknya sekehendak hatinya, mereka juga mampu berubah menjadi bentuk apa saja yang mereka inginkan, termasuk berubah jenis kelamin. Perubahan tersebut bisa seluruhnya atau hanya perubahan sebagian, misalnya hanya merubah bentuk hidung, mulut, dsb. Keadaan emosional Metamorphagus juga berpengaruh terhadap kemampuan yang dimiliki. Misalnya Nymphadora Tonks yang kesulitan mengendalikan kemampuannya saat dia sedang tertekan akibat cintanya pada Remus Lupin serta kematian pamannya, Sirius Black.

Jumlah Metamorphagus sangat langka. Dan hanya dua Metamorphagus yang diperkenalkan pada kita, yaitu Nymphadora Tonks dan Teddy Lupin (anak laki-laki Nymphadora dan Remus Lupin.) Karena langkanya, kecil kemungkinan bahwa ada lembaga khusus untuk pelatihan para Metamorphagus. Kemungkinan besar mereka melatih sendiri kemampuan mereka mengendalikan diri. Jika Animagus harus mendaftar di Kementrian Sihir, Metamorphagus tidak diketahui harus mendaftar atau tidak. /Hedva. (Referensi: harrypotterwikia dan wikipedia tentang metamorphosis)

Senin, 24 Januari 2011

Pantauan Potter: “Apparition, Teleportasi Ala Penyihir”

Meski pernah disebutkan sebelumnya, baru pada buku dan film Harry Potter 6 lah kita diperkenalkan secara jelas tentang Apparition dan Dissapparition. Karena di situlah Harry Potter mengalami pengalaman Apparition pertamanya dan Apparition juga diajarkan di sekolah. Masih ada yang bingung dengan Apparition/Dissapparition? Baiklah, pada dasarnya Apparition dan Dissapparition adalah hal yang tak terpisahkan, karena itu setelah ini kita sederhanakan istilahnya menjadi Apparition saja. Mulanya penyihir ber-Dissapparate (disappear/menghilang) dari suatu tempat lalu Apparate (reappear/muncul kembali) di tempat lain. Saat Anda membaca atau melihat di film bagaimana penyihir ber-Apparate/Dissapparate, pasti Anda akan teringat tentang teleportasi yang ada di film lain, misalnya anime Dragon Ball Z atau film Jumper. Yup, tidak salah lagi, Apparition bisa dibilang teleportasi ala penyihir. Definisi teleportasi sendiri menurut Wikipedia adalah mentransfer materi dari satu tempat ke tempat lain secara instan.


Bagaimana melakukan Apparation? Menurut Wilkie Twycross, petugas Kementrian yang mengajar Apparition untuk siswa kelas 6 di Hogwars, ada 3 hal yang harus dikuasai dalam melakukan Apparition. Tiga hal itu dikenal dengan istilah 3D. Tidak, tentu bukan dilihat, diraba, diterawang, melainkan destinasi, determinasi, deliberasi. Seorang penyihir yang akan melakukan Apparition pertama-tama harus fokus pada tempat tujuannya (destinasi), selanjutnya dia harus memiliki tekad kuat untuk mencapai tujuan itu (determinasi), dan selanjutnya pergi ke tempat tujuan itu tanpa ragu-ragu namun tetap hati-hati (deliberasi). Jika 3D ini tidak dikuasai dengan baik maka Apparition yang dilakukan bisa tidak sempurna atau gagal sama sekali. Penyihir bisa saja meninggalkan bagian tubuhnya di tempatnya ber-Dissapparate. Kejadian itu disebut splinching, seperti yang pernah dialami Ron saat ujian Apparition pertamanya di mana ia gagal karena sebagian alisnya tertinggal. Splinching yang lebih parah juga dialami Ron saat dia, Harry, dan Hermione melarikan diri dari Kementrian (HP7). Tapi yang paling parah adalah, seorang penyihir bisa saja kehilangan sebagian tubuhnya, menurut Twycross kasus ini pernah terjadi.

Seorang penyihir yang ber-Apparate memerlukan kekuatan sihir. Dan meski masih menjadi perdebatan apakah tongkat sihir diperlukan dalam Apparition, saya sangat yakin bahwa itu diperlukan, meski tidak selalu. Dalam Harry Potter 7, saat Harry dan Ron berada di ruang bawah tanah Malfoy Manor, Ron pernah mencoba ber-Apparate tanpa tongkat, namun dia gagal. Sederhana saja, teorinya tongkat sihir digunakan untuk memfokuskan kekuatan sihir. Hanya penyihir sangat hebat yang mampu melakukan sihir terarah tanpa bantuan tongkat. Jika Harry dkk tidak menggunakan tongkat maka sihir mereka tidak fokus, apakah Anda yakin mereka bisa melakukan Apparition tanpa sihir yang terfokus? Kalau saya tidak. Meski bukan tidak mungkin Apparition dilakukan tanpa tongkat.

Berikut adalah beberapa hal tentang Apparition:

  • Seorang penyihir bisa membawa orang lain ber-Apparate, seperti yang dilakukan Dumbledore pada Harry (HP6). Ini disebut side-along Apparation.
  • Beberapa tempat, seperti rumah-rumah penyihir, kantor Kementrian, dan Hogwarts, telah dilindungi mantra anti-Apparition. Anti-Apparation tidak memungkinkan penyihir untuk ber-Apparate ke tempat itu.
  • Semakin jauh tujuan Apparition, maka tingkat kesulitannya makin tinggi. Penyihir tidak bisa melakukan Apparation terlalu jauh.
  • Untuk melakukan Apparition secara legal, seorang penyihir harus memiliki izin Apparition dari Kementrian. Untuk mendapatkan izin itu seorang penyihir harus sudah berusia 17 tahun dan lulus tes.

Saya agak tertarik dengan izin Apparation yang mirip SIM bagi Muggle. Apa bedanya penyihir yang memiliki izin ini dan yang tidak? Seperti Muggle dengan SIM-nya, penyihir tanpa izin Apparation mungkin akan ditilang atau setidaknya akan mendapat masalah bila ketahuan melakukan Apparition. Sedangkan Harry melakukan Apparition pertamanya di luar kelas saat dia belum memiliki izin. Sebagai pengingat, Apparition pertama Harry adalah side-along Apparition pada malam kematian Dumbledore, saat dia membawa Dumbledore dari gua penyimpanan Horcrux liontin Slytherin (HP6). Padahal saat itu Harry belum berusia 17 tahun dan dia masih memilki jejak sihir, yang artinya saat dia melakukan sihir maka pihak Kementrian akan tahu. Sebagai pengingat lagi, itulah alasan mengapa Harry tidak aman ber-Apparate dari Privet Drive ke The Burrow (HP7), karena dia masih memiliki jejak sihir. Lalu kenapa tindakan Harry ber-Apparate pada malam kematian Dumbledore sama sekali tidak menimbulkan masalah? Silahkan berpendapat. / Hedva.

Referensi: Harry Potter dan Pangeran Berdarah Campuran; Harry Potter dan Relikui Kematian; Wikipedia tentang Teleportation

Senin, 10 Januari 2011

Pantauan Potter: “Felix Felicis Membuat Atau Mempengaruhi Keberuntungan?”

Felix Felicis, ramuan yang setiap tetes cairannya memiliki khasiat untuk menjadikan peminumnya menjadi lebih beruntung, memberikan suatu rasa gembira dan juga percaya diri sampai efek dari ramuan itu menghilang dengan sendirinya, itu pernah terjadi pada Harry Potter yang mendapatkan Felix Felicis pertamanya dari Horace Slughorn saat dirinya berhasil mendapatkan nilai terbaik di Pelajaran Ramuan, sebenarnya saat itu Harry mendapat nilai terbaik karena ada buku milik ‘Half-Blood Prince’ yang membantunya. Harry, Ron, & Hermione telah merencanakan sesuatu untuk mendapatkan ingatan Slughorn, tapi entah mengapa setelah Harry meminum Felix Felicis-nya, ia menjadi lebih bersemangat dan tidak menjalankan cara sesuai dengan rencana, Harry malah pergi ke Pemakaman Aragog, bertemu Slughorn diperjalanan, dan akhirnya berhasil mendapatkan ingatan Slughorn tentang Horcrux. Ron yang pada tahun ke 6 menjadi Keeper dalam Tim Quidditch Gryffindor, merasa sangat tidak percaya diri saat akan mengikuti pertandingan, tapi Harry menipunya dengan memasukkan cairan yang dikatakannya sebagai Felix Felicis ke gelas minuman Ron. Tapi, mengapa Ron menjadi percaya diri, merasa beruntung dan berhasil membuat Tim Quidditch Gryffindor keluar sebagai pemenang sedangkan cairan yang dianggapnya sebagai Felix Felicis ternyata bukan Felix Felicis?

Ramuan ini memiliki ciri-ciri cairannya yang berwarna emas, bila terkena udara cairannya akan melompat-lompat dipermukaan dan tidak akan tumpah, sedangkan komposisinya sampai saat ini tidak diketahui. Felix Felicis pada sebuah botol kaca kecil dapat mengandung khiasiat yang akan bertahan selama 12 Jam, tapi jika ramuan ini diminum secara berlebihan, efeknya akan membuat pusing, kecerobohan, dan terlalu percaya diri, tidak hanya itu, bahkan bila digunakan dalam jumlah banyak akan menyebabkan peminumnya keracunan. Ada juga beberapa peraturan dalam beberapa kompetisi terorganisir yang melarang seseorang untuk meminum ramuan ini seperti acara-acara Olahraga, Ujian, dan Pemilihan Umum.

Menururt saya sendiri, sebenarnya Felix Felicis ini tidak terlalu berperan dalam soal keberuntungan seorang penyihir, contoh, pada saat Ron menjadi Keeper dalam pertandingan Quidditch di tahun ke 6, dia terlihat sangat bersemangat, gembira, dan sangat yakin akan memenangkan pertandingan itu dengan tidak membiarkan Quaffle yang dilempar lawan masuk ke gawangnya setelah Harry menipunya dengan memasukan cairan yang sebenarnya bukan Felix Felicis, mungkin Harry sebelumnya juga telah mengetahui yang dikatakan Hermione bahwa Felix Felicis tidak diperbolehkan untuk digunakan dalam pertandingan Quidditch. Lalu kenapa Ron merasa beruntung padahal dia sama sekali tidak meminum Felix Felicis? Mungkin sebenarnya itu semua berkat kemampuan yang ada didalam diri Ron, tapi dia tidak percaya diri untuk mengeluarkannya, karena itulah Harry terpaksa menipunya dengan berpura-pura memasukan ramuan ini kedalam gelas Ron dan bermaksud agar Ron bermain dengan semangat dan penuh percaya diri, dan ternyata Harry berhasil, Ron menangkis semua Quaffle yang datang ke arah gawangnya. Tapi harap digarisbawahi ya, tipuan Harry ini memiliki maksud yang baik, bukan buruk. :D

Berbeda saat Harry benar-benar meminum Felix Felicis, Harry menjadi berbeda dari biasanya dan tampak agak sedikit over, memang pada saat itu Harry benar-benar menjadi beruntung, ia mengikuti perasaannya yang mengatakan dirinya harus ke rumah Hagrid, dan mungkin karena Felix Felicis, Harry bertemu dengan Slughorn dan berhasil mendapatkan ingatan saat Slughorn memberitahu cara membuat Horcrux kepada Tom Riddle saat masih bersekolah di Hogwarts.

Nah, dua kasus tersebut, terbukti bahwa Felix Felicis disini hanya seperti “bumbu penambah rasa”, keberuntungan dan rasa percaya diri tidak hanya muncul hanya dengan meminum ramuan itu, seseorang bisa membuat percaya diri dan semangatnya menjadi lebih bergejolak atas kemampuan dan kemauannya sendiri tanpa harus meminum ramuan Felix Felicis. Dengan kata lain, Felix Felicis tidak serta merta membuat seseorang menjadi beruntung, tetapi mempengaruhi seseorang untuk menjadi beruntung. Bukankah terlalu banyak mengonsumsi Felix Felicis juga ada efek sampingnya, yaitu rasa percaya diri berlebihan dan kita semua tahu itu sangat berbahaya. Bagaimana menururtmu? / Rifky.

(Referensi : HP-Lexicon, Film ‘Harry Potter and the Half-Blood Prince’, & Wikipedia).

Selasa, 04 Januari 2011

Pantauan Potter: “Siapa Nicholas Flamel?”

Dalam sejarah, Nicholas Flamel dikenal sebagai seorang Alkemis yang hidup di Perancis pada abad ke-14. Dia dan istrinya, Perenelle, meninggal pada 1410. Namun konon makam mereka kosong dan banyak yang masih melihat sosok Nicholas dan Perenelle Flamel hingga lebih dari berabad-abad kemudian. Orang-orang menduga bahwa Nicholas Flamel telah berhasil membuat Batu Bertuah yang membuatnya immortal. Batu Bertuah sendiri merupakan suatu legenda yang tak asing lagi. Konon Batu Bertuah bisa mengubah logam apapun menjadi emas dan mampu menghasilkan elixir of life (cairan kehidupan) yang membuat seseorang panjang umur. Banyak buku yang membahas tentang batu legendaris ini. Dalam ranah fiksi, setidaknya saya pernah membaca tiga novel yang menceritakan Batu Bertuah, yaitu The Alchemist (Paulo Coelho), Harry Potter dan Batu Bertuah (J.K. Rowling), dan trilogi The Secret of the Immortal Nicholas Flamel (Micael Scott). Dua dari novel-novel tersebut memasukkan Nicholas Flamel dalam ceritanya, bahkan pada novel trilogi The Secret of the Immortal Nicholas Flamel, Flamel dan istrinya dikisahkan masih hidup di abad 21.

Bagaimana dengan Nicholas Flamel dalam dunia sihir Harry Potter? Dalam Harry Potter dan Batu Bertuah, Nicholas Flamel pertama kali disebutkan di kartu koleksi cokelat kodok edisi Albus Dumbledore. Disebutkan bahwa Dumbledore melakukan beberapa pekerjaan Alkemis bersama Nicholas Flamel. Selanjutnya, saat Hermione mencari informasi tentang Nicholas Flamel dari sebuah buku, kita tahu bahwa Nicholas Flamel adalah satu-satunya Alkemis yang berhasil menciptakan Batu Bertuah. Dan bahwa Nicholas Flamel telah merayakan ulang tahunnya ke 665 dan tengah menikmati hidupnya bersama istrinya di Devon, Inggris.
Flamel adalah penyihir yang senang hidup damai dan menjauh dari publik. Setidaknya itu yang bisa kita simpulkan. Saya berkata demikian karena di dunia sihir kala itu, nama Flamel kalah besar dari Dumbledore. Dumbledore disebut-sebut sebagai penyihir besar abad itu, dia mengalahkan penjahat besar Gellert Grindelwald, dia juga menemukan 12 kegunaan darah naga, dan ingat siapa satu-satunya penyihir yang ditakuti Voldemort? Sementara Flamel tidak muncul ke depan publik setidaknya seabad terakhir (Ron yang anak keluarga penyihir pun tidak mengenal Flamel).

Lalu bagaimana dengan kehidupan Nicholas Flamel setelah Batu Bertuah dihancurkan? Seperti yang kita tahu, Voldemort menginginkan Batu Bertuah milik Flamel untuk kebangkitannya. Batu Bertuah kemudian disimpan oleh Dumbledore di Gringotts sebelum dipindahkan ke Hogwarts. Dan di akhir buku diceritakan bahwa Dumbledore dan Flamel telah sepakat untuk menghancurkan batu itu. Namun Flamel masih memiliki cukup persediaan cairan kehidupan untuk beberapa waktu, jadi kita tidak bisa langsung mengaggap Flamel mati. Bisa saja dia menciptakan lagi Batu Bertuah yang baru dan tetap bertahan hidup. Siapa tahu kan? / Hedva.

(Referensi: Harry Potter dan Batu Bertuah)

Senin, 27 Desember 2010

Pantauan Potter: "Seberapa Kuat Veritaserum Memaksa Orang Berkata Jujur?"

Veritaserum adalah ramuan kejujuran yang kuat. Serum ini tidak berbau dan tidak berwarna, hampir tak bisa dibedakan dengan air. Veritaserum dapat membuat peminumnya berkata jujur dan sangat sulit untuk mengelak karena ramuan ini sangat kuat. "Tiga tetes dan bahkan Kau-Tahu-Siapa akan menumpahkan rahasia terdalamnya", demikian Severus Snape (versi film) menggambarkan kekuatan Veritaserum. Kita pernah melihat keampuhan Veritaserum saat Snape memberikannya pada Barty Crouch, Jr. (HP4). Saat itu Veritaserum mampu membuat Crouch, Jr. mengatakan semua perbuatannya. Jika Veritaserum demikian kuatnya, Anda pasti bertanya-tanya, mengapa Sirius Black masih dipenjara karena perbuatan yang tak dilakukannya?

Jawabannya sederhana, Veritaserum tidak sesempurna itu. Veritaserum memang bisa memaksa peminumnya untuk berkata jujur, tapi peminumnya juga bisa melawan. Ada ramuan lain yang merupakan penangkal dari Veritaserum. Tidak diketahui jelas apa nama ramuan itu, tapi Horace Slughorn memilikinya. Selain itu, Occlumency juga bisa mencegah efek Veritaserum. Occlumency adalah sihir untuk mempertahankan pikiran dari pengaruh luar, ini merupakan lawan dari Legillimency. Kita tahu bahwa Voldemort adalah seorang Occlumens yang handal, maka pernyataan Snape bahwa Voldemort akan menumpahkan rahasia terdalamnya hanya karena tiga tetes Veritaserum bisa kita anggap berlebihan, dan hanya untuk mengintimidasi Harry.

Dalam situs resminya, JKR mengatakan bahwa Veritaserum bekerja paling baik pada seseorang yang tidak dicurigai, rentan, dan mereka yang tidak terampil melindungi diri terhadap pengaruhnya. JKR menjelaskan bahwa seandainya pun Sirius Black diberi kesempatan untuk bersaksi dengan Veritaserum [perlu diingat bahwa Sirius dipenjara tanpa sidang], maka kemungkinan  Wizengamot masih akan menyatakan dirinya bersalah dengan mengklaim bahwa Sirius bisa saja menggunakan tipu daya untuk menjadi kebal terhadap Veritaserum.

Bisa kita bayangkan Wizengamot tidak akan ada jika Veritaserum bisa dengan mudah menentukan seseorang bersalah atau tidak. Penggunaan Veritaserum memang untuk interogasi tersangka, tetapi hasilnya tidak serta merta dianggap seratus persen benar. Bisa kita anggap hal ini sama dengan alat pendeteksi kebohongan yang digunakan Muggle, hasil alat pendeteksi kebohongan juga tidak bisa dipakai sebagai bukti di pengadilan./Hedva.

Sumber: JKRowling.com dan HP-Lexicon.org

Senin, 20 Desember 2010

Pantauan Potter: “Ramalan Trelawney”

Buku ke-5 Harry Potter menunjukkan kepada kita lebih jelas tentang mengapa Voldemort ingin membunuh Harry. Kita juga diperkenalkan pada bola kristal – bola kristal yang menyimpan ramalan, yang disimpan di hall of prophecy di Departeman Misteri. Lebih jauh,kita diajak untuk memercayai ramalan Sybill Trelawney, yang sebaliknya pada seri-seri sebelumnya, tampak sangat meragukan.

Saat melamar pekerjaan sebagai guru Hogwarts pada Albus Dumbledore, Trelawney membuat sebuah ramalan. Demikian isi ramalan itu:

"Yang memiliki kekuatan untuk menaklukkan Pangeran kegelapan sudah dekat…dilahirkan kepada mereka yang telah tiga kali menantangnya, dilahirkan bersamaan dengan matinya bulan ketujuh…
dan Pangeran Kegelapan akan menandainya sebagai tandingannya, tetapi dia akan memiliki kekuatan yang tidak diketahui Pangeran Kegelapan…
dan salah satu harus mati di tangan yang lain, karena yang satu tak bisa hidup sementara yang lain bertahan”


Mengetahui separuh ramalan itu, Voldemort kemudian memutuskan untuk membunuh Harry Potter dengan maksud mencegah ramalan itu terjadi. Namun tindakannya itu hanya merupakan bunuh diri dan justr membuat ramalan itu menjadi nyata. Saya yakin Anda pernah membayangkan, bagaimana seandainyaVoldemort tidak pernah mengetahui ramalan itu? Karena sedikit perbedaan itu bias membuat nasib Harry dan Voldemort berbeda. Ya, Voldemort sendiri yang telah membuat ramalan itu menjadi kenyataan. Kalau Anda pernah dengar, ini disebut self fulfilling prophecy atau ramalan yang dipenuhi sendiri.

Self-fulfilling prophecy adalah sebuah ramalan/prediksi yang secara langsung atau tidak menyebabkanprediksi itu menjadi kenyataan, karena feedback positif antara kepercayaan dan perilaku. Contoh sederhananya adalah: Jika Astoria percaya bahwa pernikahnnya dengan Draco akan gagal, maka dia akan takut melakukan kesalahan dan akhirnya kesalahan itu benar-benar terjadi sehingga pernikahannya benar-benar gagal. Contoh lainnya: Bila orang-orang percay pada prediksi bahwa harga minyak akan naik, itu menyebabkan orang-orang takut dan membeli minyak dalam jumlah banyak. Akhirnya minyak menjadi langka dan harganya benar-benar mnjadi naik.

Self-fulfilling prophecy pada awalnya adalah sebuah definisi yang salah dari sebuah situasi yang menyebabkan tindakan baru yang menyebabkan konsepsi yang salah tadi menjadi “benar”. Tapi bagis seorang peramal, Trelawney misalnya, ini adalah sebuah pembuktian bahwa ia benar sejak awal. Dengan kata lain, sebuah ramalan dinyatakan benar ketika itu sebenarnya salah dan dapat memengaruhi orang, baik melalui ketakutan (seperti Voldemort yang takut dikalahkan) atau kebingungan logis, sehingga reaksi orang tersebut memenuhi ramalan yang salah.

Dalam dunia literature klasik maupun modern, self-fulfilling prophecy sering digunkan sebagai alat dalam cerita untuk menjelaskan alas an suatu tindakan, termasuk dalam Harry Potter. Ketakutan Voldemort akan ramalan itu membat dia bertindak yang menyebabkan ramalan itu terpenuhi. Keputusannya untuk dating ke Godrc’s Hollow malam itu telah mengikat takdirnya dengan Harry. Seperti kata Dumbledore, Harry punya pilihan untuk tidak menghadapi Voldemort. Tapi kenyatan bahwa Voldemort tak akan berhenti mencari Harry sebelum Harry mati, menyebabkan Hrry harus menghadapinya.

Trelawney dan Ramalan

Sejak awal kita sering diberikan gambaranbahwa Trelawney adalah guru yang kurang kompeten, dan bahwa mata pelajaranna adalah cabang ilmu sihir yang paling tidak akurat. Kelas ramalan sering kali diremehkan, bahkan Dumbledore pernah berpikian untuk meniadakan saja pelajaran itu setelah Dolores Umbridge memecat Trelawney.

Ramalan, baik yang dibuat oleh Trelawney atau bukan, memang tidak selalu terjadi. Beberapa kali Trelawney meramalkan maut pada Harry Potter dan iu tak terjdi. Firenze, dari bangsa Centaurus yang ramalannya terkenal jitu, juga salah meraalkan Harry akan mati dalam pertempuran menghadapi Dark Lord.

Tapi di sisi lain beberapa ramalan benar terjadi. Ramalan Treawney di buku Prisoner of Azkaban, tentang seorang abdi yng akan bersatu dengan tuannya dan membantu kebangkitan tunnya, ternyata terjadi. Ramalan memang bias terjadi tapi itu tidk pasti. Karena itu, baik di dunia Muggl mupun penyihir, ramlan sangat berbahaya. Ironisnya, seorang peramal seperti Trelawney tidak akan menyadari kibt dari ramalan yang dibuatnya.

Hedva. Referensi: Harry Potter Wikia tentang Sybill Trelawney dan Wikipedia tentang Self-fulfilling prophecy.

Senin, 13 Desember 2010

Pantauan Potter: "Bagaimana Cara Kerja Time-Turner?"

Masalah perjalanan waktu selalu saja menimbulkan kebingungan karena menimbulkan paradoks. Meski begitu ternyata perjalanan waktu juga bisa dilakukan di dunia sihir Harry Potter. JKR memungkinkan itu dengan alat yang bernama Time-Turner atau Pembalik Waktu. Hermione mendapatkan sebuah Time-Turner dari Prof. McGonagall di awal tahun ketiganya sehingga dia bisa mengambil lebih banyak mata pelajaran di tahun itu. Dalam penggunaan Time-Turner, penggunanya tidak boleh terlihat oleh dirinya sendiri di masa lampau.


Bagaimana cara kerja Time-Turner? Untuk menjelaskan itu, kita bayangkan saat Hermione menggunakannya untuk mengikuti lebih dari satu kelas pada waktu yang sama. Kelas Ramalah dan Rune Kuno berlangsung pada waktu yang sama, katakanlah kelas dimulai pukul 10.00 sampai pukul 12.00. Anggap Hermione menghadiri kelas Rune Kuno terlebih dahulu. Lalu setelah kelas selesai pada pukul 12.00 dia kembali ke waktu di mana kelas Rune Kuno hampir dimulai, katakanlah pukul 9.50, lalu dia menghadiri kelas Ramalan bersama Ron dan Harry. Berarti pada pukul 9.50 sampai 12.00 ada dua Hermione di Hogwarts. Dan jika Hermione mengikuti lebih banyak kelas dalam waktu yang sama, maka akan ada lebih banyak Hermione lagi.

Perlu kita ingat kembali, Time-Turner adalah alat yang penggunaannya diawasi oleh Kementrian. McGonagall harus mengurus surat izin agar Hermione bisa menggunakannya. Sebelumnya penggunaannya pun hanya untuk keperluan akademis (seperti yang dilakukan Hermione), karena itu tidak terlalu berdampak pada alur. Tapi saat Hermione dan Harry menggunakannya untuk menyelamatkan Sirius, itu mulai membingungkan kita. Apakah Harry dan Hermione telah mengubah keadaan di masa kini dengan cara mengubah peristiwa di masa lalu?

Jawabannya adalah tidak. Perjalanan waktu yang dimungkinkan oleh Time-Turner mengikuti prinsip Novikov Self-Consistency yang menyatakan bahwa ”apapun yang dilakukan penjelajah waktu menghasilkan keadaan yang terjadi sebelum mereka melakukan perjalanan waktu.” Menurut prinsip ini, penjelajah waktu tidak bisa mencegah bencana yang terjadi. Contoh, seandainya ada orang yang melakukan perjalanan waktu dan mencegah kematian James dan Lily, maka orang itu jelas tidak berhasil. Prinsip Novikov tidak mengizinkan penjelajah waktu untuk mengubah masa lalu dengan sewenang-wenang, tapi memungkinkan mereka untuk memengaruhi peristiwa masa lalu dengan cara yang tidak menghasilkan inkonsistensi. Misalnya, Harry dan Hermione bisa menyelamatkan Buckbeak dan menggantinya dengan peristiwa realistis yang membuat Harry dan Hermione di masa itu menyangka bahwa Buckbeak telah mati, dalam hal ini adalah sang algojo yang marah lalu mengayunkan kapaknya. Hal ini akan memberi motivasi pada Harry dan Hermione untuk melakukan perjalanan waktu. Karena itulah mengapa pegguna Time-Turner tidak boleh terlihat oleh dirinya sendiri. Dengan demikian, pasti selalu benar bahwa Buckbeak diselamatkan oleh penjelajah waktu (Harry dan Hermione) dan digantikan oleh ayunan kapak sang algojo. Tidak ada sejarah ”asli” dimana Buckbeak benar-benar mati, karena gagasan ”perubahan” pada masa lalu dianggap mustahil oleh prinsip Novikov ini.

Mungkin kita pernah bertanya-tanya, mengapa Time-Turner tidak digunakan untuk mencegah Voldmort membunuh James dan Lily, atau bahkan mencegah Voldemort membuat Horcrux? Pertanyaan ini terjawab dengan kita mengetahui bahwa masa lalu mustahil diubah. Lalu mengapa setelah peristiwa penyelamatan Sirius, Time-Turner tidak pernah digunakan lagi? Itu karena Hermione memutuskan untuk tidak lagi menggunakan Time-Turner dan mengembalikannya pada McGonagall. Selain itu, seluruh persediaan Time-Turner hancur saat pertempuran di Departemen Misteri. /Hedva.

Referensi: Harry Potter dan Tawanan Azkaban (Bab 21), Wikipedia (Time Travel in Fiction, Novikov Self-Consistency Principle).

Kamis, 09 Desember 2010

Pantauan Potter: "Dumbledore Yang Serba Tahu"

Albus Dumbledore, seperti yang kita tahu merupakan tokoh penting, bahkan bisa dibilang tokoh kunci dari keseluruhan kisah Harry Potter. Dari dialah gagasan tentang ‘ancient magic’, Horcrux, dan Hallows pertama kali dikemukakan. Dumbledore sendiri, di sisi lain, menyangkal dirinya tahu segalanya, dia hanya menebak, tapi biasanya tebakannya benar.

Di mata kita sebaliknya, Dumbledore serba tahu. Setidaknya dia tahu banyak dan lebih banyak tahu dibanding Voldemort, sehingga dia bisa mengatur atau menyusun rencana-rencana yang tak ada orang lain yang tahu. Contohnya, kematiannya sendiri. Dumbledore serba tahu, meski terkadang kita tidak tahu bagaimana dia tahu.

Tak lama setelah kematian James dan Lily, Dumbledore menyuruh Hagrid menjemput bayi Harry dan membawanya ke Privet Drive. Itu dilakukan Dumbledore karena dia tahu bahwa James dan Lily telah tewas, bahwa Harry selamat berkat adanya perlindungan dari Lily, dan bahwa perlindungan itu akan tetap ada jika Harry tinggal di rumah kerabat dekatnya yaitu keluarga Dursley. Bagaimana Dumbledore bisa tahu secepat itu? Entahlah.

Dumbledore tahu bahwa Voldemort belum mati dan sudah menduga bahwa suatu saat akan bangkit lagi. Sejak awal, awal sekali, Dumbledore tahu bahwa Harry harus menghadapi takdirnya sebagai yang terpilih. Bahwa cepat atau lambat, pada akhirnya Harry harus menghadapi Voldemort. Ada dugaan bahwa sejak awal Dumbledore telah mempersiapkan Harry untuk menghadapi takdirnya itu. Dumbledore menyuruh Hagrid menjemput Harry dari keluarga Dursley dan pada hari yang sama menyuruh Hagrid juga untuk mengambil batu bertuah di Gringotts.Dumbledore memberikan jubah gaib milik James dan mengatakan bahwa jubah itu digunakan James untuk menelinap di tengah malam. Dumbledore juga membiarkan Harry menemukan cermin tarsah dan memberi tahu Harry saat cermin itu akan dipindah. Semua itu menunjukkan seakan-akan Dumbledore sengaja menunjukkan sesuatu pada Harry agar Harry bisa belajar. Dan pada akhirnya segala yang diketahui Harry memungkinkan Harry untuk menjaga batu bertuah, kan?

Itu hanya dari seri pertama. Di seri-seri selanjutnya pun kalau kita perhatikan, banyak hal yang sepertinya memang telah ‘dirancang’ oleh Dumbledore. Hermione diberi pembalik waktu (time turner) oleh McGonagal dan secara tersirat Dumbledore menyuruh Hermione dan Harry menyelamatkan Sirius dan Buckbeak. Apakah pembalik waktu juga diberikan pada Hermione atas permintaan Dumbledore? Entahlah. Lalu tentang Horcrux, Hallows, dan lain-lain yang semua itu diketahui, atau setidaknya, diduga oleh Dumbledore, akhirnya hampir selalu terbukti benar.

Yang bisa kita pelajari adalah bahwa orang yang banyak tahu seperti Dumbledore tidak pernah merasa tahu segalanya. Sebaliknya Voldemort yang merasa tahu segalanya justru terbatas pengetahuannya, dan ironisnya itulah yang menghancurkannya.

(Hedva. Referensi: Did Albus Dumbledore Set Up Events So That Harry Potter Would Go After the Philosopher’s Stone? oleh Michael Hage dari situs HP-Lexicon)

Senin, 15 November 2010

Pantauan Potter: "Harry Potter Bukan (Benar-Benar) Horcrux"

Selama ini kita telah sering mendengar teori bahwa Harry Potter adalah Horcrux. Teori ini dibenarkan dengan pendapat Albus Dumbledore yang menyatakan bahwa bagian jiwa Voldemort menempel pada tubuh Harry. Tapi tidak adil rasanya jika kita tidak membahas juga teori lain yang menyatakan bahwa Harry bukan benar-benar Horcrux, apalagi teori ini didukung sendiri oleh JKR. Menurut teori ini, eksistensi Harry sebagai Horcrux 'tidak sepenuhnya' benar.

Voldemort tidak bermaksud menjadikan Harry sebagai Horcrux. Saat datang ke Godric's Hollow malam itu, dia berniat membunuh Harry, jelas karena ramalan. Dan jika Harry adalah Horcrux, seharusnya Voldemort menjaga agar Harry tidak mati. Tapi nyatanya Voldemort terus-menerus memburu Harry dan ingin membunuhnya. Hal itu mengkin dijawab dengan jawaban seperti, "Itu karena Voldemort tidak tahu kalau Harry adalah Horcrux-nya. Dia membuatnya menjadi Horcrux secara tidak sengaja." Seperti yang kita tahu, pembuatan Horcrux tidak dilakukan asal-asalan. Pembuatan Horcrux pastilah sangat kompleks dan tidak mungkin dilakukan secara tidak sengaja. Mungkinkan sihir sekompleks pembuatan Horcrux dilakukan secara tidak sengaja oleh penyihir seperti Voldemort? Bukankah itu sama saja dengan ketidaksengajaan Harry saat melepas ular Boa di kebun binatang? Rasanya tidak mungkin. Ketidaksengajaan peng-Horcrux-an Harry terletak pada menempelnya bagian jiwa Voldemort pada Harry. Harry tidak bisa dibunuh karena adanya perlindungan 'ancient magic' dari Lily, dan saat itu bagian jiwa Voldemort menempel pada Harry dan Voldemort menjadi tidak stabil. Peristiwa menempelnya jiwa Voldemort pada Harry menjadikan Harry sebuah Horcrux tapi bukan benar-benar Horcrux. Karena....

Voldemort tidak memiliki koneksi dengan Horcrux-Horcruxnya. Voldemort tidak tahu saat Horcrux-Horcruxnya dihancurkan, dan saat dia tahu, dia selalu menjaga Nagini dalam pengawasannya. Itu karena jiwa Voldemort yang telah terbelah dan dijadikan Horcrux bukan lagi bagian dari Voldemort, dengan kata lain terpisah sepenuhnya dari Voldemort. Sementara itu dengan Harry berbeda. Harry memiliki kemampuan parseltongue seperti Voldemort, bekas luka Harry selalu sakit setiap ada sesuatu yang terjadi pada Voldemort, Harry bisa melihat apa yang dilihat Voldemort serta merasakan apa yang dirasakan Voldemort, bahkan Voldemort bisa menanamkan gambaran yang salah pada pikiran Harry (HP5). Hal-hal itu menunjukkan bahwa ada koneksi antara Voldemort dengan Harry. Koneksi yang tidak ditunjukkan Voldemort dengan Horcrux-Horcruxnya.

Menempelnya jiwa Voldemort pada Harry tidak diikuti oleh sihir Horcrux yang benar/sesuai, karena itu Harry bukanlah seutuhnya Horcrux. Kalau dikatakan Horcrux, dia tidak seperti Horcrux lainnya, jadi bisakah kita menyebutnya Horcrux? Inilah salah satu dari banyak alasan mengapa buku Harry Potter sangat menarik. Kita bisa berpendapat dan berargumen tentang teori mana yang benar dan teori mana yang salah, tapi pada akhirnya, apa yang kita diskusikan bukan hanya teori. Apa yang sesungguhnya ingin kita coba tebak adalah menuju ke arah mana cerita itu. Kita harap semua menjadi jelas saat nanti JKR memaparkan cara pembuatan Horcrux dalam Harry Potter Ensyclopedia*. (Disampaikan kembali dengan penyesuaian, dari Half Right About Harry's Horcrux oleh Hannah Deprey-Severance. Sumber: Mugglenet dan Harry Potter Wiki)

*) Tentang Harry Potter Ensyclopedia: Buku yang rencananya akan ditulis JKR yang isinya tentang segala hal yang berhubungan dengan dunia Harry Potter. Pada 13 September 2009, Sunday Mail mempublikasikan dalam websitenya bahwa pengacara dari agen Rowling menyatakan bahwa "Ensiklopedia adalah sesuatu yang akan diselesaikan Miss Rowling suatu saat nanti." JKR sendiri mengungkapkan bahwa dia berencana menulis ensiklopedia tapi dia tidak terburu-buru. Beberapa yang akan diungkapkan dalam ensiklopedia antara lain cara pembuatan Horcrux, mengapa Peter Pettigrew memberikan bagian tubuhnya untuk membangkitkan Voldemort, dan mengapa Florean Fortescue (pemilik toko es krim di Diagon Alley) dibunuh.

Senin, 08 November 2010

Pantauan Potter: "Unperfect Albus Dumbledore"

Albus Percival Wulfric Brian Dumbledore bisa dibilang merupakan karakter penting dalam Harry Potter, bahkan mungkin melebihi Harry Potter sendiri. Seorang pria cerdas, penyihir yang kompeten, dan salah satu soceror besar pada masanya. Selama beberapa waktu kita selalu dibuat terkesan akan karakter Albus Dumbledore yang bijaksana sebagai mentor Harry. Kisahnya sendiri tidak diketahui sebelum buku terakhir mengupas sisi lain dari kehidupan Dumbledore.

Menurut JKR, Albus lahir pada tahun 1881sekitar bulan Juli atau Agustus. Karena itu kemungkinan besar astrologinya adalah Leo dan ini sangat cocok karena Albus masuk asrama Gryffindor saat bersekolah di Hogwarts pada 1892.

Albus adalah penyihir berdarah campuran putra dari Kendra, kelahiran Muggle, dan ayahnya Percival, darah murni. Masa muda Dumbledore adalah masa-masa yang traumatis baginya. Ayahnya dipenjarakan di Azkaban karena menyerang Muggle yang sebelumnya menyerang adik perempuan Albus, Ariana. Kejadian ini begitu melukai hati Albus muda saat itu. Setelah peristiwa itu, keluarga mereka pindah ke Godric’s Hollow. Saat itu Albus Dumbledore telah menampakkan bahwa dirinya brilian. Dia adalah siswa yang cerdas dan berprestasi. Dia meninggalkan sekolahnya pada 1899.

Selama musim panas tahun itu ia berkenalan dengan Gellert Grindelwald, keponakan Bathilda Bagshot, tetangga Albus. Persahabatan mereka berkembang karena mereka sama-sama pemuda yang brilian dan memiliki cita-cita yang sama tentang supremasi penyihir “untuk kebaikan yang lebih besar.” Di sinilah benih-benih cinta Dumbledore mulai tumbuh. Tidak pernah dikatakan apakah Gellert merasakan hal yang sama terhadap Albus.

Sementara itu Ariana tidak juga sembuh dari penyakit kejiwaan dan emosional akibat penyerangan Muggle. Tanpa sengaja dia membunuh Kendra. Penyebab kematian itu ditutup-tutupi, tapi itu bukanlah kematian terakhir. Adik laki-laki Albus, Aberfort, menentang persahabatan Albus dengan Gellert. Hingga akhirnya terjadilah pertarungan antara Albus, Aberfort, dan Gellert. Dalam pertarungan itu Ariana tidak sengaja terbunuh. Dan setelah kematian Ariana, hubungan Albus dan Aberfort tidak baik, sementara Gellert Grindelwald pergi dari Godric’s Hollow, hubungan persahabatannya dengan Albus telah berakhir. Ditinggal seluruh keluarganya membuat Albus merasa begitu terpukul. Ia tak bisa menolak rasa bersalahnya yang selalu menganggap bahwa dirinyalah yang membunuh Ariana.

Kejadian-kejadian itu kemudian membentuk karakter Albus Dumbledore sampai ia menjadi guru Transfigurasi di Hogwarts dan bermetamorfosis menjadi penyihir yang lebih bijak. Grindelwald yang tetap meneruskan cita-citanya dalam mencari kekuasaan akhirnya bertemu dalam sebuah pertempuran dengan Albus Dumbledore pada tahun 1945. Dumbledore mengalahkan Grindelwald dan memiliki tongkat sihir Elder, salah satu Relikui Kematian. Dumbledore pun ternyata masih tergoda untuk mengumpulkan semua Relikui Kematian. Itu ditunjukkan dengan betapa senangnya Albus saat mengetahui bahwa James Potter memiliki jubah gaib yang diduga Albus sebagai salah satu Relikui Kematian.

(Sumber: HP Lexicon).

Rabu, 03 November 2010

Pantauan Potter: "Apa Yang Sebenarnya Terjadi Pada Malam Kematian James dan Lily Potter?"

"Yang memiliki kekuatan untuk menaklukkan Pangeran kegelapan sudah dekat…dilahirkan kepada mereka yang telah tiga kali menantangnya, dilahirkan bersamaan dengan matinya bulan ketujuh…
dan Pangeran Kegelapan akan menandainya sebagai tandingannya, tetapi dia akan memiliki kekuatan yang tidak diketahui Pangeran Kegelapan…
dan salah satu harus mati di tangan yang lain, karena yang satu tak bisa hidup sementara yang lain bertahan…Yang memiliki kekuatan untuk menaklukkan Pangeran kegelapan dilahirkan bersamaan dengan matinya bulan ketujuh…"

Ramalan yang dibuat Sybill Trelawney untuk melamar pekerjaan pada Prof. Dumbledore, secara tak langsung merupakan salah satu penyebab kematian Lily dan James. Meski sampai akhir Trelawney tak pernah menyadari dampak dari ramalan yang dibuatnya itu. Voldemort hanya mengetahui dua bagian awal dari ramalan itu. Padahal kenyataannya ada dua anak yang memenuhi kriteria ramalan tersebut: Harry Potter dan Neville Longbottom. Dumbledore yang serba tahu [akan kita bahaskemudian di Pantauan Potter selanjutnya] mengetahui bahwa kedua anak ini dalam bahaya. Tapi ia ragu bertindak sampai ia tahu apa yang akan dilakukan Voldemort.

Severus Snape, seorang Pelahap Maut, yang mengetahui bahwa Voldemort mengincar Lily dan anaknya, memberi tahu Dumbledore lalu menawarkan kesetiaannya pada Dumbledore asal Lily bisa diselamatkan. Dumbledore lalu menganjurkan keluarga Potter untuk menggunakan mantra Fidelius untuk melindungi tempat persembunyian mereka. Pemegang rahasianya seharusnya adalah Sirius Black sebagai teman baik James. Tapi Sirius menganjurkan Peter Pettigrew sebagai pemegang rahasia dengan maksud mengelabuhi Voldemort, karena Sirius pasti telah diduga oleh Voldemort. Namun ternyata Peter telah menjadi pelayan Voldemort dan ia pun mengkhianati sahabatnya. Setelah persembunyian keluarga Potter diungkap, James dan Lily diserang oleh Voldemort.

Yang terjadi pada malam tanggal 31 Oktober 1981 adalah Voldemort mendatangi rumah keluarga Potter di Godric's Hollow dan membunuh James terlebih dahulu yang mencoba melindungi keluarganya. Lily segera berlari ke kamar Harry tapi tak lama kemudian Voldemort datang. Lily memohon pada Voldemort agar jangan membunuh Harry. Voldemort tadinya tidak bermaksud membunuh Lily, karena ia sempat meminta Lily menyingkir. Tapi Lily terus memohon dengan mengatakan bunuh saja dirinya dan jangan Harry. Voldemort tertawa lalu menggunakan mantra pembunuh (Avada Kedavra) pada Lily dan Harry. Lily tewas. Tapi Harry yang masih berumur satu tahun selamat dengan sebuah bekas luka berbentuk sambaran petirdi dahinya.  Yang terjadi pada Voldemort lebih parah. Ia kehilangan hampir seluruh kekuatannya dan juga tubuhnya. Dumbledore yakin bahwa cinta dan poengorbanan Lily ("ancient magic") telah menciptakan perlindungan tak kasat mata bagi Harry sehingga mantra pembunuh itu berbalik pada Voldemort.

Nantinya Dumbledore juga percaya bahwa saat mengutuk Harry, bagian jiwa Voldemort yang tidak stabil masuk pada Harry. Efeknya adalah Harry memiliki beberapa kemampuan Voldemort termasuk memberi Harry kemampuan Parseltongue serta membuat hubungan fisik antara Voldemort dan Harry.

  • Bagaimana dengan jenazah James dan Lily? JKR tidak menjelaskan hal ini. Saat Hagrid menceritakan tentang kedatangannya di Godric's Hollow, dia tidak menyebutkan tentang jenazah Potter. Mungkin jenazahnya diurus oleh Muggle di sekitar tempat itu.
  • Bagaimana tongkat sihir James, Lily, dan Voldemort? Tongkat sihir James dan Lily belum ditemukan, Pettigrew datang ke rumah Potter dan mengambil tongkat Voldemort. Berdasarkan laporan di Edinburg Book Festival 2004, JKR mengatakan bahwa Pettigrew menyembunyikan tongkat itu sementara ia menyamar sebagai tikus milik Weasley.
  • Kapan Sirius tiba? Saat mengetahui bahwa Peter tidak ada di tempatnya, Sirius khawatir dan pergi ke Godric's Hollow dengan mengendarai motor terbangnya. Hagrid sudah tiba terlebih dahulu di sana. Sirius sebagai ayah wali Harry, meminta untuk membawa Harry bersamanya tapi Hagrid menolak karena telah mendapat tugas dari Dumbledore untuk mengantar Harry ke Privet Drive. Akhirnya Sirius memberikan motornya pada Hagrid. [Tentang motor terbang Sirius: Dalam versi awal Philosopher Stone, sebelum Hagrid meninggalkan Privet Drive, dia mengatakan bahwa dia akan mengembalikan motor itu pada Sirius. Menurut Steve Vander ARK, JKR telah meminta penerbitnya untuk mengubah dialog dari "I'll be takin' Sirius his bike back" menjadi "I'd bestget this bike away". Ini karena di buku ke-3 Sirius mengatakan pada Hagrid bisa menyimpan motor itu karena dia tidak membutuhkannya lagi. Perubahan ini telah dibuat pada buku yang diterbitkan di Inggris. Motor ini muncul lagi pada buku ke-7]
  • Bagaimana Sirius bisa disalahkan atas kematian James dan Lily? Pada hari yang sama, Sirius menemukan Peter dan memojokkannya di sebuah kota (tidak jelas di mana). Menurut Sirius, Peter bereteriak bahwa Sirius mengkhianati James dan Lily. Kemudian Peter membunuh Muggle di sekitarnya dengan tongkat dibelakang punggung. Dan sebelum Sirius sempat mengutuknya, dia telah berubah menjadi tikus lalu pergi. Cornelius Fudge (saat itu masih sebagai junior minister di Dept. Bencana Sihir) adalah orang pertama yang sampai di lokasi kejadian. Dia mengatakan bahwa dia melihat tubuh bergeletakan, Muggle berteriak, dan Black berdiri di sana sambil tertawa. Dan bagian tubuh Pettigrew yang tersisa hanya jarinya. Saksi mata Muggle mengklaim bahwa Pettiggrew mengatakan bahwa Sirius telah mengkhianati James dan Lily. Sirius dipenjara di Azkaban tanpa sidang.
  • Di mana Albus Dumbledore saat peristiwa kematian James dan Lily? JKR tidak memberikan keterangan di mana Dumbledore saat itu atau apa yang dilakukannya selama selang waktu antara kematian James dan Lily hingga kedatangannya di Privet Drive.
Nah, sekarang dari pada menyalahkan Trelawney, sepertinya Pettigrew lebih bertanggung jawab atas kejadian itu. Dia telah mengkhianati sahabatnya sendiri. Dan saya yakin beberapa di antara kalian akan berandai-andai seperti saya, bagaimana seandainya Dumbledore saja yang menjadi pemegang rahasianya?

Hedva. Sumber: What really happened on the night James and Lily were killed? A timeline and commentary dari HP-Lexicon.

Senin, 25 Oktober 2010

Pantauan Potter: "Pantauan Potter dan Radio Penyihir"

Pantauan Potter kita kali ini berjudul Pantauan Potter? Ya, teman-teman HPF pasti sudah tahu bahwa nama rubrik kita ini diadaptasi dari nama sebuah program radio di novel Harry Potter. Potterwatch, atau Pantauan Potter dalam versi Bahasa Indonesia, adalah siaran radio yang menyiarkan kebenaran tentang usaha Harry yang heroik serta keadaan yang sebenarnya terjadi di dunia sihir dan Muggle selama Kementrian Sihir dikuasai oleh Voldemort. Pantauan Potter adalah satu-satunya saluran yang menyiarkan kebenaran sementara media lain dikuasai oleh Voldemort dan digunakan untuk menyebar propagandanya. Tentu saja saluran radio ini ilegal. Saat itu Harry adalah orang paling dicari nomor 1 di dunia sihir, membuat siaran radio yang memihak Harry sama saja dengan memberontak. Karena itu Potterwatch atau Pantauan Potter tidak mengudara setiap hari dan selalu berpindah-pindah tempat siaran. Selain itu, dibutuhkan password untuk mengakses saluran ini. Passwordnya bermacam-macam yang ada hubungannya dengan Orde Phoenix dan biasanya password diumumkan selama siaran sebelumnya.

Pantauan Potter dikelola oleh Fred dan George Weasley serta sahabat mereka Lee Jordan yang berpengalaman sebagai komentator Quidditch di Hogwarts. Demi keamanan, Lee dan penyiar lainnya termasuk bintang tamu menggunakan nama samaran selama siaran. Nama Lee diganti menjadi River, Fred dan George menjadi Rapier dan Rodent (atau sebaliknya?), Remus Lupin menjadi Romulus, dan Kingsley Shacklebolt menjadi Royal. Selama siaran mereka mengabarkan berita-berita seperti berita kematian, dampak pemerintahan sihir yang baru bagi dunia Muggle, berita tentang Kau-Tahu-Siapa, dan segmen Sahabat Potter (Pals of Potter).

Sejak tadi kita berbicara tentang radio. Sebenarnya adakah radio di dunia sihir Harry? Tentu ada. Hanya saja istilahnya berbeda yaitu Wizarding Wireless Network (WWN). Sebenarnya WWN sama saja seperti radio bagi Muggle tapi alih-alih menggunakan listrik dan gelombang radio, WWN digerakkan oleh sihir. Untuk menyalakannya kita hanya perlu mengetukkan tongkat sihir.

(Hedva. Referensi: HP-Lexicon)

Senin, 18 Oktober 2010

Pantauan Potter: “Mengapa Burung Hantu Mengantarkan Surat?”

Sebelum kita menjawab pertanyaan tersebut, ayo simak dulu cerita berikut. 

Suatu ketika dalam perjalanan dari Jember menuju Surabaya, saya melihat sebuah patung burung hantu besar di depan pabrik kertas Leces, Probolinggo. Patung itu langsung mengingatkan saya pada Hedwig (walaupun warnanya tidak seputih salju.) Saya heran karena, pertama, sudah tidak terhitung berapa kali saya lewat jalan yang sama tapi baru saat itu saya melihat ada patung burung hantu. Kedua, kenapa ada patung burung hantu di sana? Usut punya usut, ternyata burung hantu memang merupakan lambang/logo dari pabrik kertas itu. Masuk akal karena burung hantu dianggap sebagai simbol kebijaksanaan, kebijaksanaan dekat dengan pengetahuan, sedangkan kertas adalah bagian yang tak terpisahkan dari ilmu pengetahuan. Saya jadi ingat Glimfeather di kisah Narnia (Silver Chair). Dia adalah burung hantu yang pertama kali menjelaskan segala situasi yang membingungkan bagi Eustace dan Jill serta memberi mereka bantuan dalam mencari Pangeran Rilian. Jelas sekali peran burung hantu dalam cerita itu adalah sebagai tokoh yang bijak.

Nah, sekarang tentang burung hantu. Ternyata tidak semua masyarakat menganggap burung hantu sebagai simbol kebijaksanaan atau pengetahuan. Di beberapa daerah di Indonesia misalnya, burung hantu dianggap sebagai penanda kematian (karena itu namanya burung ‘hantu’.) Di India dan Roma burung hantu juga merupakan pertanda kematian. Di Roma, burung hantu yang hinggap di sekitar rumah melambangkan kematian. Kematian Julius Caesar, Augustus, Commodus Aurelius, dan Agrippa konon merupakan kematian yang diawali hinggapnya burung hantu. Tapi secara pribadi saya sudah tidak percaya lagi mitos ini. Suatu hari pernah ada seekor burung hantu yang mendiami lantai dua rumah saya yang kebetulan masih mangkrak (bangunannya belum selesai dan belum digunakan). Burung itu berburu saat malam dan tidur di rumah saat siang. Sampai suatu hari dia diusir oleh tukang setrika di rumah saya barulah burung itu tidak datang lagi. Alhamdulillah, tidak ada yang meninggal di rumah saya.

Kebalikan dari mitos itu, di Yunani justru burung hantu yang terbang di atas barisan pasukan dianggap pelindung serdadu sekaligus pertanda kemenangan. Sedangkan di Inggris burung hantu dianggap membawa keberuntungan. Lalu kenapa di dunia Harry Potter burung hantu mengantar surat? Burung hantu yang merupakan kelompok burung ordo Strigiformes ini termasuk golongan burung buas (karnivora, pemakan daging) dan merupakan hewan malam (nokturnal). Burung hantu adalah pemburu yang berbahaya, cakar dan kakinya kuat, paruhnya tajam, mampu terbang tanpa suara dan bisa memperkirakan posisi mangsa dengan tepat. Sepertinya ‘image’ sebagai burung pos yang terbang ratusan kilometer hanya untuk mengantar surat kurang tepat disematkan pada burung segagah itu.

Satu-satunya jawaban adalah, adanya burung hantu pengantar surat sepenuhnya mengada-ada. Pertama, burung hantu aktif di malam hari (kecuali beberapa jenis termasuk burung hantu sejenis Hedwig.) Kedua, burung yang mengantar surat adalah merpati bukan burung hantu. Meski begitu tidak berarti JK Rowling salah. Burung hantu di dunia Harry adalah salah satu hewan gaib/ajaib yang berarti tidak sama seperti burung hantu biasa. Lagi pula kalau burung pengantar suratnya adalah merpati, apa bedanya dengan Muggle, iya kan?

Hedva. (Referensi: Wikipedia)