Info HPFI

VCD, DVD, dan Blu-Ray "Harry Potter and the Deathly Hallows: Part. 2" telah dirilis, segera dapatkan di toko-toko kaset terdekat. It All Ends Here...

Jumat, 15 Juli 2011

'Harry Potter 7' Bisa Masuk Setelah Blokir Omega Film Dibuka

Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai akhirnya kembali memberikan izin impor untuk Omega Film, setelah memblokirnya selama 2 pekan. Dengan demikian, Omega Film sudah bisa memasukkan lagi film-film impor.

Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Susiwiyono menyatakan usai diterbitkannya Nomor Identifikasi Kepabeanan (NIK) untuk Omega Film pada 3 Mei lalu, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap importir film baru tersebut. Hasilnya, pada awal minggu pertama bulan Juli ini, NIK Omega Film diblokir.

"NIK aku terbitkan per 3 Mei, kemudian setelah NIK, sesuai aturan maka dapat dilakukan pengecekan oleh unit pengawasan (Direktorat Penindakan dan Penyidikan-P2), hasilnya Omega diblokir (kira-kira awal minggu lalu)," ujar Susi melalui pesan singkatnya kepada detikFinance, Jumat (15/7/2011).

Namun, lanjut Susi, pada awal minggu kedua bulan Juli ini, pihak Omega Film mengajukan permohonan buka blokir kepada Ditjen Bea Cukai. Pada Kamis sore, Susi menyatakan kemungkinan izin pembukaan blokir terhadap Omega Film sudah diberikan. Asal pihak Omega Film bisa memenuhi persyaratan eksistensi dan responsibility.

"Awal minggu ini Omega sudah ajukan Pembukaan Blokir (dengan melengkapi syarat-syarat eksistensi dan resposibilty yang diperlukan), setelah proses di Direktorat P2 beberapa hari ini, kemarin sore saya hub Direktur P2 menyatakan prosesnya sudah selesai dan menjamin keputusan buka blokir akan ditandatangani sore kemarin. Kalau kemarin sore tadi sudah keluar Keputusan Buka Blokir-nya, harusnya sekarang ini di Sistem kami sudah tidak terblokir," pungkasnya.

Sebelumnya Bea Cukai menyatakan telah memberikan izin Omega melalui pemberian Nomor Identitas Kepabeanan (NIK) pada 3 Mei 2011 lalu. Setelah itu mulai berdatangan permintaan izin dari importir film lain.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lapangan, ternyata empat dari lima importir yang mengajukan izin memiliki alamat yang sama dengan Omega Film. Hal inilah yang menyebabkan pihak Ditjen Bea Cukai menahan pengeluaran NIK bagi importir film baru ini guna melakukan penelitian lebih lanjut terkait hubungan para importir tersebut.

Dan pihak 21cineplex lewat akun Twitter mereka pada Jumat (15/7/2011) dini hari telah mengumumkan 'Harry Potter & the Deathly Hallows: Part 2' dan 'Transformers: Dark of the Moon' siap diputar di bioskop tanah air.

"Welcome Harry Potter & the Deathly Hallows: Part 2 and Transformers: Dark of the Moon, now coming soon on 21cineplex." tulis pihak 21cineplex.

Berita ini HPFI Blog dapatkan dari Detik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Tuliskan komentar kamu untuk artikel ini...
PERHATIAN! Harap cantumkan nama saat memposting komentar!