Info HPFI

VCD, DVD, dan Blu-Ray "Harry Potter and the Deathly Hallows: Part. 2" telah dirilis, segera dapatkan di toko-toko kaset terdekat. It All Ends Here...

Senin, 15 November 2010

Film Harry Potter Ketujuh Makin Menyeramkan

Sejak pertunjukan pertamanya pada Kamis (11/11) lalu,film ketujuh perjalanan Harry Potter yang berjudul Harry Potter and The Deathly Hallows Part. 1,mendapat ulasan beragam dari kritikus film di Inggris.

Cerita dunia sihir Harry Potter terus diburu para penggemarnya.Demikian dengan film-filmnya. Kamis (11/11) lalu,film ini telah dirilis di Inggris.Komentar pun beragam. Mulai dari dianggap membosankan hingga beberapa reaksi positif yang menilai film ini memberikan sensasi yang berbeda dibandingkan sekuel-sekuel sebelumnya.

Dalam sekuelnya yang ketujuh ini diceritakan kisah Voldemort yang semaki kuat dan memiliki kontrol atas Kementerian Sihir di sekolah Hogwarts.Ketiga tokoh sentral Harry (Daniel Radcliff), Ron (Ruppert Grint), dan Hermione (Emma Watson) memutuskan untuk menyelesaikan pekerjaan Dumbledore. Tidak hanya itu,ketiganya juga bertekad untuk menemukan sisa Horcrux yang bisa mengalahkan Pangeran Kegelapan.

Perjalanan penuh gelap dan cekaman pun harus dilalui ketiga tokoh ini. Setelah premiere film ini, permainan Radcliff,Grint,dan Watson dinilai semakin bagus oleh beberapa pengamat film. Seperti yang dituliskan oleh harian asal Inggris The Daily Telegraph misalnya.Menurut Anita Singh, pengamat film harian tersebut memberikan empat bintang dari lima, untuk film ini. Baginya, The Deathly Hallows Part 1menjadi film yang paling menyeramkan dibandingkan enam sekuel terdahulunya.

”Penampilan Ralph Fiennes sebagai Voldemort dengan karakter makhluk kurus yang sangat dingin, serta akting ketiga tokoh yang dimainkan oleh Radcliff,Watson, dan Grint mampu menunjukkan ketajaman mereka masing-masing,” ujar Singh. Allan Hunter dari The Daily Express malah memberikan skor tertinggi untuk film yang disutradarai oleh David Yates ini ”Film ini menampilkan semua yang kau inginkan dalam kisah Harry Potter.

Spesial efek yang mencengangkan serta mantra-mantra yang membuat kau ingin mengucapkannya penuh emosi,”kata Hunter. Lebih lanjut, Hunter meyakinkan bahwa sosok Bellatrix Lestrange yang akan disaksikan oleh penggemar Potter akan terasa lebih kejam dari sosok Dementor. ”Karakter Lestrange ini lebih berbahaya dibandingkan dengan yang lain,”ujarnya yakin.

Berbeda dengan yang lainnya, The Guardian menilai film yang diambil dari buku karya penulis JK Rowling ini sebagai film yang ”kelamaan” dan hanya menunda-nunda kematian seorang tokohnya. ”Deathly Hallows terasa tidak ada bedanya dengan enam film sebelumnya. Misinya masih sama,yaitu menghindari dan melawan Voldemort dan itu adalah hal yang sudah menjadi masalah dari awal film ini,”tulis The Guardian.

Begitu pun yang dikatakan The Times.Kritikus film harian ini,Kate Muir, memberikan nilai tiga dari lima untuk sekuel ketujuh Potter. Menurut dia,ada kesan bahwa film ini telah diedit dan menjadi film yang agak memabukkan penggemar Potter. ”Film ini memang bisa menjadi sebuah mimpi buruk bagi penggemar Potter yang berumur lima tahun. Karena Part 1 ini jelas ingin mendapatkan pasar anak-anak yang tumbuh remaja bersama buku ini dan film ini akan membuat mereka merasa lulus ketika akhirnya nanti menyaksikan The Deathly Hallows Part 2,”yakin Muir.”

Masalahnya, dalam film ini terasa sangat minim sesuatu yang baru. Yang menarik hanya set lokasi syuting yang sangat megah,”tambahnya. Beberapa sanjungan dan kritikan memang dituai oleh film yang menghabiskan biaya sekitar 150 juta pound sterling atau setara dengan Rp2,1 triliun ini.Namun, ada juga beberapa pengamat film yang hanya menilai aksi-aksi dari pemeran tokoh-tokoh di Harry Potter. Seperti yang diungkapkan oleh jurnalis The Daily Mail,Baz Bamigboye yang hanya mengatakan bahwa dia sangat memuja akting Emma Watson yang berperan sebagai Hermione.

”Emma Watson menyihir saya. Dia memberikan irama dalam film ini, dengan gayanya yang pendiam,penuh metodis, dia berhasil menjadi pemanas dalam film ini,”katanya. Lain lagi yang dikatakan oleh James Mottram dari The Independent. Baginya, film berdurasi 146 menit ini bak makanan pembuka yang akan membuat penggemar Potter kelaparan menanti kedatangan sekuel selanjutnya.

Meski begitu, Mottram mengatakan bahwa film ini terasa sangat dilebarkan. ”Nafsu penggemar Potter akan dirangsang untuk mendapatkan sesuatu yang akan ditampilkan dalam akhir kisah Potter,” paparnya. The Deathly Hallows :Part 2 sendiri dijadwalkan akan dirilis pada Juli 2011.

Berita ini HPFI Blog dapatkan dari Seputar Indonesia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Tuliskan komentar kamu untuk artikel ini...
PERHATIAN! Harap cantumkan nama saat memposting komentar!